Sunday, November 2, 2014

BERNAFAS LEWAT MULUT BISA MEMBAHAYAKAN KESEHATAN.



Saat sedang flu, kebanyakan orang sering mengalami hidung tersumbat sehingga harus bernapas melalui mulut. Tapi dalam kondisi normal sebaiknya jangan sering-sering bernapas melalui mulut karena bisa berbahaya untuk kesehatan.

Dalam jangka pendek, bernapas melalui mulut bisa menyebabkan mulut kering, napas bau dan membuat tidur kurang nyenyak. Tapi bila Anda terus-menerus bernapas melalui mulut, hal tersebut bisa lebih parah dan membahayakan kesehatan.

"Bernapas lewat mulut bisa menggangu amandel dan kelenjar gondok, sehingga akan membuat Anda makin tersiksa karena sinus menjadi padat yang menyebabkan penyumbatan lebih lanjut pada saluran udara bagian atas," jelas Dr Yosh Jefferson, dokter gigi fungsional di New Jersey, dilansir MSNBC.

Dr Jefferson menjelaskan, ketika mengambil oksigen melalui hidung maka oksigen akan melewati selaput lendir dan ke dalam sinus, menghasilkan oksida nitrat yang dibutuhkan tubuh untuk semua otot polos, seperti jantung dan pembuluh darah.

"Jadi ketika Anda tidak bernapas melalui hidung, darah Anda sebenarnya tidak mendapatkan semua oksigen yang diperlukan untuk berfungsi dengan baik," lanjut Dr Jefferson.

Dr Jefferson yakin bahwa bernapas melalui mulut sering menjadi akar penyebab masalah kesehatan dan perilaku yang sering diabaikan, terutama pada anak usia sekolah.

"Anak-anak yang sering bernapas melalui mulut cepat merasa lelah, mudah marah dan tidak bisa berkonsentrasi di sekolah. Mereka mungkin juga didiagnosa dengan ADHD atau hiperaktif," jelas Dr Jefferson.

Dan menurut laporan Dr Jefferson yang dipublikasikan jurnal General Dentistry, bernapas melalui mulut yang sering dialami anak-anak bisa mengubah bentuk wajah.

"Bila kebiasaan bernapas lewat mulut sudah parah, anak bisa mengembangkan apa yang disebut long face syndrome (sindrom wajah panjang), yaitu wajah menjadi sempit dan fitur wajah sangat tidak menarik," jelas Dr Jefferson.

Selain itu, sindrom ini juga membuat amandel menjadi bengkak. Kadang-kadang posisi rahang juga menjadi aneh untuk menjalankan fungsi mendapatkan banyak oksigen ke dalam tubuh.

"Ini bisa terjadi pada orang dewasa, tetapi lebih sering pada anak-anak. Banyak orang yang menganggap bahwa sindrom ini karena genetika, padahal bukan. Ini adalah karena kebiasaan bernapas lewat mulut," tutup Dr Jefferson.

REDAM AMARAH DENGAN BERJALAN.




Jika ada sesuatu yang tidak berjalan baik atau dimarahi atasan banyak orang yang merasa emosi dan ingin sekali marah. Cobalah redam amarah saat emosi sedang tinggi dengan berjalan kaki sejenak atau berlari.

Ilmuan mengungkapkan bahwa berjalan atau berlari yang merupakan bentuk olahraga bisa mengurangi suasana hati yang marah. Hal ini berdasarkan laporan hasil studi yang dilaporkan dalam pertemuan tahunan American College of Sports Medicine di Baltimore.

"Olahraga atau latihan bisa bertindak seperti obat, yaitu melindungi dari induksi suasana hati marah. Sama halnya seperti aspirin untuk mencegah serangan jantung," ujar Nathaniel Thom, PhD dari Health Research Center di San Diego, seperti dikutip dari WebMD.

Penelitian ini melibatkan 16 mahasiswa laki-laki yang mudah marah. Partisipan diberikan gambar untuk membangkitkan kemarahannya serta menimbulkan rasa takut dan tidak nyaman.

Kemudian sebelum dan sesudah melihat gambar, partisipan diminta untuk melakukan olahraga 30 menit seperti bersepeda atau berjalan. Diketahui tingkat suasana hati marah partisipan berkurang setelah berjalan, bersepeda atau berlari.

Thom mencatat bahwa kemarahan dan agresifitas berhubungan dengan rendahnya kadar zat kimia serotonin yang berfungsi menenangkan suasana hati. Karena kadarnya yang rendah, maka tubuh tidak bisa menenangkan mood yang berujung pada kemarahan.

Berdasarkan studi terdahulu disebutkan aktivitas fisik bisa meningkatkan kadar serotonin di dalam otak, sehingga olahraag bisa memiliki efek menenangkan.

Karena itu jika sedang mengalami stres atau kesal yang bisa memicu amarah, tak ada salahnya untuk berolahraga sejenak seperti bersepeda, lari atau berjalan untuk meningkatkan serotonin yang bisa meredam amarah.

5 MAKANAN SEHAT YANG MENIPU.


”Jika dilihat dari jauh, beberapa makanan terlihat begitu sehat karena kemasan atau label yang ada di baliknya,” Janel Ovrut, MS, RD, ahli nutrisi dari Boston ini mengingatkan kita. Belum lagi pihak pemasaran dari produsen-produsen makanan itu “menghipnotis” kita dengan iklan-iklan yang mengusung pentingnya satu nutrisi dari satu sisi saja.

Itulah mengapa Janel Ovrut, MS.RD memberikan panduannya untuk kita agar kita tidak terkecoh lagi dengan makanan-makanan berikut ini :

1. Kentang panggang, memang makanan ini rendah lemak tapi tetap saja nilai kalorinya tinggi dengan serat yang sedikit. Ganti dengan popcorn yang lebih berserat dengan 65 persen kalori lebih rendah dari kentang. Agar popcorn lebih sehat, masaklah dengan menggunakan microwave sehingga bebas minyak.

2. Permen berbentuk boneka, anak-anak kita pasti suka makanan manis ini. Padahal, makanan ini mengandung fruktosa yang tinggi yang lama-kelamaan akan membuat mereka bertubuh tambun. Lebih baik berikan mereka manisan berupa buah kering untuk menambah asupan serat pada menu anak. Akan lebih baik jika kita memberikan mereka buah-buahan segar untuk menjaga stamina tubuh mereka. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Yunani, anak-anak atau orang dewasa yang makan buah dan sayur lebih banyak akan terhindar dari berbagai jenis kanker.

3. Es krim, meskipun yang jualan menaruh label bebas kalori, percayalah nilai kalorinya tetap tinggi. Dalam setengah mangkuk es krim terdapat 220 kalori. Belum lagi rasa manis yang ada di dalam es krim akan membuat kita ingin makan lagi dan lagi. Cobalah ganti es krim dengan produk olahan kedelai karena nilai kalorinya terbilang rendah. Di samping itu makanan ini adalah serat sehat yang disenangi oleh bakteri-bakteri sehat di dalam usus. Sehingga proses penyerapan kalsium dan zat besi dalam tubuh bisa berjalan maksimal.

4. Diet soda, berdasarkan penelitian yang dilakukan pada 2008, ditemukan hubungan antara konsumsi minuman ini dengan sindrom metabolik. Sindrom ini ditandai dengan perut buncit dan diikuti dengan gangguan jantung. Lebih baik bantu program diet dengan air putih, sebab air putih adalah pembantu tubuh terbaik untuk melakukan metabolisme.

5. Nonfat salad dreesing, kelemahannya adalah dressing ini dipenuhi oleh pemanis seperti gula yang artinya membuat kita mengonsumsi lebih banyak kalori. Dan ironisnya, salad yang kita makan akan kurang maksimal jika tidak didampingi oleh lemak. “Karena tubuh butuh lemak untuk menyerap vitamin A, D, E, dan K, serta nutrisi lainnya,” ucap Katherine Tallmadge, RD, juru bicara American Dietetic Association. Untuk lemak yang baik pada salad cobalah minyak zaitun. Minyak zaitun kaya akan antioksidan yang bisa melindungi tubuh dari radikal bebas plus membantu tubuh mendapat lemak untuk menyerap nutrisi-nutrisi penting.

About this blog

Blog ini adalah kumpulan informasi ringan yang berhubungan dengan kesehatan, sejarah dan berita-berita terkini.