Friday, March 18, 2011

SAYURAN BERDAUN HIJAU JUGA MELINDUNGI MATA.

Wortel sudah lama dianggap berkhasiat memperbaiki penglihatan. Padahal, bukti terbaru menunjukkan, sayuran berdaun hijau dan buah-buahan berwarna memiliki khasiat yang sama untuk mata.

Hasil penelitian yang dilakukan para ahli dari University of Georgia yang dipublikasikan dalam Journal of Food Science menyebutkan sayuran berdaun hijau dan buah-buahan berwarna mampu meningkatkan kemampuan visual dan mencegah penyakit degenerasi makula (age-related eye disease).

Menurut ketua peneliti, Billy R.Hammond, PhD, sayuran dan buah tersebut mengandung karotenoid seperti lutein dan zeaxanthin, yang berperan penting dalam penglihatan dan memiliki manfaat positif untuk kesehatan retina. Lutein dan zeaxanthin bisa ditemukan pada bayam dan sayuran hijau lainnya.

"Lutein dan zeaxanthin mengurangi rasa tidak nyaman akibat sinar yang terlalu menyilaukan, meningkatkan kontras, bahkan meningkatkan tajam penglihatan," kata Hammond. Ia menambahkan, 20 macam karotenoid ditemukan di tubuh, namun hanya lutein dan zeaxanthin yang ada di sistem penglihatan. Karena itulah pigmen ini memegang peranan penting dalam fungsi penglihatan manusia.

Sebuah studi yang dilakukan tahun 2008 juga menyebutkan pigmen yang melindungi retina dan lensa mata serta melindungi dari penyakit mata akibat proses penuaan seperti degenerasi makula atau katarak.

KENALI SEJAK DINI GEJALA TUMOR OTAK.

Tidak diragukan lagi, jumlah penderita tumor pada otak terus meningkat. Dahulu penyakit ini kerap mendera orang tua di usia 70an, namun kini usia penderita bergeser pada dewasa muda hingga paruh baya.

Sedangkan pada anak-anak, penyakit ini menduduki peringkat ke-2 dalam kategori kanker setelah leukimia. Bahkan di beberapa negara, tumor otak malah menempatkan peringkat teratas!

Apa sajakah gejalanya?

Tumor otak berasal dari pertumbuhan sel-sel otak yang tidak wajar. Terdapat kondisi yang memicu pertumbuhan sel-sel tersebut di luar batas normal dan terjadilah tumor. Ketika tumor ini mencapai ukuran tertentu, akan nampak beberapa gejala klinis.

Tumor otak dapat terjadi secara primer atau sekunder, artinya, pertama kali muncul di otak (primer) atau di bagian tubuh yang lain (sekunder), kemudian menyebar hingga ke otak.

Tumor ini dapat bersifat jinak (tumbuh perlahan, contohnya sekitar 10 tahun atau lebih), atau ganas (tumbuh dengan cepat, dan menyerang bagian tubuh yang lain, misalnya dalam 1-2 tahun).

Meskipun gejala-gejala klinis yang muncul berkaitan erat dengan lokasi dan ukuran tumor otak tersebut, gejala paling umum adalah sakit kepala hebat yang semakin parah di pagi hari, yang kadang dibarengi dengan mual dan muntah, serta gangguan penglihatan seperti kabur atau penglihatan ganda.

Penderita dapat juga mengalami kebingungan, perubahan ciri kepribadian, rasa lemah pada lengan atau kaki, cadel, penurunan fungsi pendengaran, hingga epilepsi. Jika gejala-gejala tersebut terjadi, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Bagaimana diagnosis ditegakkan?

Dokter akan melakukan pemeriksaan neurologis guna mengevaluasi syaraf-syaraf otak, penglihatan, pendengaran, keseimbangan, reflek dan koordinasi motorik. Pemeriksaam radiologi otak kemudian akan dilakukan, seperti scan CT, scan MRI, angiogram, spektroskopi teresonansi magnetik dan tomografi emisi foton-tunggal terkomputerisasi (single-photon emission computerized PET). (Gambar ilustrasi menunjukkan hasil MRI tumor pada otak).

Dengan semakin meningkatnya angka penderita tumor otak, penting untuk mengenali gejala-gejala awal sedini mungkin dan segera periksakan diri ke dokter spesialis untuk memastikan. Ingat, deteksi dan penanganan dini akan membawakan hasil yang lebih baik.

DUET MAUT MAKANAN SEHAT.

Agar semua kebutuhan tubuh akan zat gizi tercukupi, ahli gizi menyarankan kita mengonsumsi aneka jenis makanan sehat yang berganti-ganti setiap hari. Berikut ini ide paduan yang hebat :

Ikan dan brokoli

Paduan ikan dan brokoli berkhasiat memerangi kanker 13 kali lebih kuat dibandingkan dengan hanya dimakan sendiri-sendiri. Begitu kata ahli gizi dari Inggris. Sulfophrane dalam brokoli dan selenium dari ikan membantu menghalangi pembentukan dan penyebaran sel kanker.

Pisang dan yoghurt

Zat probiotik dalam yoghurt menyehatkan pencernaan dan mengurangi kolesterol jahat. Sementara pisang adalah sumber zat prebiotik yang memberi makan bakteri probiotik. Keduanya bekerja sama menyehatkan pencernaan kita.

Merica hitam dan kunyit

Kunyit memiliki kandungan antiinflamasi. Dipadukan dengan merica hitam, kemampuan kunyit mencegah peradangan jadi makin dahsyat.

Bayam dan cabai merah

Sayuran mengandung zat besi seperti bayam hanya diserap tubuh kurang dari 10 persen. Supaya penyerapannya optimal, tambahkan sumber vitamin C seperti cabai merah.

Apel dan anggur

Tambahan beberapa buah anggur ungu pada potongan apel bermanfaat mengurangi risiko serangan jantung. Itu karena apel dan anggur sama-sama kaya flavonoid. Zat bernama quercetin di dalam apel bekerja secara sinergi dengan ketekin di dalam anggur untuk mencegah penyumbatan pembuluh arteri.

Tomat dan alpukat

Tomat dikenal kaya akan antioksidan bernama betakaroten dan likopen. Tomat merupakan sumber vitamin yang larut lemak, sehingga perlu paduan sumber zat lemak yang sehat. Alpukat atau minyak zaitun adalah paduan bagus untuk tomat.

About this blog

Blog ini adalah kumpulan informasi ringan yang berhubungan dengan kesehatan, sejarah dan berita-berita terkini.