Monday, February 21, 2011

ANAK CERDAS BERKAT TIDUR 11 JAM.

Ingin anak Anda berprestasi di sekolah? Biasakanlah mereka untuk selalu tidur tepat waktu setiap malam.

Hasil riset terbaru para ahli di Amerika Serikat menunjukkan, pola tidur yang teratur membuat anak-anak lebih cerdas. Dibandingkan anak yang tidurnya tidak teratur, mereka yang istirahatnya selalu terjadwal memiliki kemampuan bahasa, membaca dan matematika yang lebih baik di sekolah.

Ini adalah hasil penelitian independen para ahli di SRI International yang melibatkan 8.000 anak. Salah satu kesimpulan yang dipaparkan dalam pertemuan Associated Professional Sleep Societies itu juga menyebutkan, anak-anak rata-rata tidurnya kurang dari 11 jam setiap hari menunjukkan kemampuan yang kurang baik.

Dalam riset itu, peneliti menganalisis informasi tentang tidur anak-anak melalui wawancara dengan orang tua. Informasi ini dikumpulkan saat anak-anak berusia 9 bulan dan diulang saat mereka menginjak usia empat tahun.

Pimpinan riset Dr Erika Gaylor menyatakan, data riset juga mengungkapkan banyak anak di AS yang tidak memenuhi kebutuhan tidurnya. Alhasil, anak-anak ini mengalami gangguan dalam pertumbuhan dan sulit mencapai prestasi di sekolah.

Ia merekomendasikan para orang tua untuk mengatur jadwal tidur yang tepat sehingga anak-anak dapat mencapai kualitas tidur yang sehat. Orang tua juga harus meluangkan waktu berinteraksi dengan anak di tempat tidur secara rutin seperti membacakan buku atau mendongeng.

WASPADAILAH BAHAYA MEMECAH PIL!

Memecah pil atau membagi dua pil biasa kita lakukan untuk mengurangi dosis. Namun, kebiasaan ini ternyata dianggap membahayakan.

Journal of Advanced Nursing menyebutkan, pil yang telah dibagi dua sehingga margin dosis makin kecil akan membahayakan pengguna.

"Tidak semua formula bisa dengan sembarangan kita potong atau kurangi. Konsekuensi klinis secara serius bisa terjadi," tulis para ahli yang dipimpin oleh Charlotte Verrue, PharmD, PhD dari Universitas Ghent di Belgia.

Dalam penelitian ini, lima relawan membelah delapan tipe pil dengan pisau dapur, gunting atau tangan atau pemecah pil. Para peserta ini memecahnya menjadi seperempat, setengah dengan tiga cara ini.

Dari delapan tipe pil, tiga mendapat skor menurun hingga menengah, dua mendapat skor plus, dan tiga tidak mendapat skor. Pil-pil digunakan untuk mengobati kondisi seperti parkinson, artritis (rematik), dan penyakit jantung.

Para ahli juga menimbang tablet sebelum dan setelah dipecah. Mereka menemukan ada deviasi atau penyimpangan dosis dari yang dianjurkan. Bahkan bila pecahannya itu sempurna, margin dosisnya biasanya tidak tepat.

"Kami telah menguji segala jenis tablet dari yang besar, kecil, dan mencoba menemukan cara yang paling baik dan cocok untuk memcah tablet," ujar Verru.

Kata mereka, bisa jadi yang dimasalahkan bukan obat yang dikurangi dosisnya karena obat untuk penyakit hipertensi misalnya lebih sedikit dosisnya lebih bagus.

Anda mesti menggunakan alat yang tepat untuk memotong tablet-tablet itu, kata para peneliti.

Namun, tentu Anda disarankan untuk tidak sembarangan memotong pil atau tablet. Karena, ada obat-obat yang didesain justru tidak makin sedikit dosis yang digunakan, tapi makin besar. Nah, kalau sudah begitu, Anda tentu bisa mengalami risiko besar.

Wakil Presiden Pelayanan Profesional Bidang Farmasi di CVS Caremark di Woonstocket, Rhode Island, Amerika Serikat, Papatya Tankut PharmD menyatakan, "Tanyalah apoteker atau dokter sebelum Anda memotong tablet atau pil. Jangan memutuskan sendiri karena ada beberapa efek racun akibat memecah pil yang tidak didesain untuk dipecah."

POSISI TIDUR MENJELASKAN KEPRIBADIAN SESEORANG.

Beberapa peneliti mengenai kesehatan tidur di Inggris mencari tahu apa kaitan posisi tidur seseorang dengan kepribadian kita. Ternyata kaitannya cukup erat. Berikut adalah 6 posisi tidur yang paling umum dari sekitar 1.000 responden dan kepribadian mereka.

Fetal :

Posisi ini menempati posisi tertinggi dengan 41 persen responden mengatakan, mereka menggunakan posisi ini saat tidur. Orang yang tidur dengan posisi ini tidur dengan meringkuk, seperti bayi yang berada di dalam rahim. Umumnya tidur di salah satu sisi tubuh, kedua kaki menekuk dekat dengan perut. Kedua tangan menekuk di depan tubuh. Kepribadian orang yang tidur dengan posisi ini umumnya terlihat tangguh di luar, tapi sebenarnya sensitif di dalamnya, juga pemalu. Tipe ini juga mudah dan cepat relaks, tidak terlalu lama memusingkan masalah.

Log atau seperti balok kayu :

Sebanyak 15 persen responden penelitian ini mengatakan tidur dengan posisi ini. Layaknya balok kayu, posisi tubuh tipe log umumnya tidur dengan menumpu pada salah satu sisi tubuh, kaki dan tangan lurus, tidak tertekuk. Orang yang tipe tidurnya seperti ini ditengarai memiliki kepribadian yang santai dan mudah bersosialisasi. Amat mudah percaya kepada orang asing. Namun, sayangnya kadang mudah tertipu oleh janji orang lain.

Yearner atau perindu :

Selayaknya orang yang ingin memeluk, tipe yearner tidur dengan menumpu salah satu sisi tubuh, kaki lurus tak tertekuk, namun tangan seperti ingin menggapai. Lengan tergeletak lurus, seperti ingin menggapai. Tipe seperti ini biasanya memiliki kepribadian yang terbuka, namun tetap memiliki sikap sinis dan mudah curiga. Tipe ini juga lamban dalam mencapai keputusan dan sulit untuk mengubah pendirian dan pendapatnya.

Prajurit :

Posisi ini menempati posisi keempat. Seperti prajurit yang selalu berada dalam keadaan siap siaga, posisi prajurit merupakan posisi orang yang tidur dengan keadaan rapi. Tubuh dalam keadaan telentang, kedua kaki dalam keadaan lurus, masing-masing lengan berada di sisi tubuh, juga lurus. Biasanya, orang yang tidur dengan tubuh ini adalah orang yang pendiam dan pemalu, tidak menyukai keributan. Tipe ini juga memiliki standar penilaian yang tinggi.

Freefaller :

Sebanyak 7 persen responden penelitian ini mengatakan tidur dengan posisi ini. Posisi ini tidur dengan keadaan tengkurap. Biasanya, orang dengan tipe posisi tidur ini cenderung ceroboh, tergapah-gopoh, juga sensitif, namun memiliki kepercayaan diri yang cukup tinggi. Sayangnya, sulit untuk menerima kritik.

Bintang laut :

Untuk mereka yang tidur dengan posisi kedua lengan tertekuk dan ditempatkan di sisi kepala, mereka ditengarai memiliki kepribadian sosial yang tinggi. Biasanya, mereka yang tidur dengan posisi yang dimiliki 5 persen para responden ini memiliki kepribadian yang mudah berteman. Siap untuk mendengarkan orang lain dan mudah menawarkan bantuan. Tipe ini pun memiliki sifat yang rendah hati, karenanya tak terlalu menyukai menjadi pusat perhatian.

Namun, para peneliti ini juga mengingatkan, seperti apa pun posisi tidur Anda, yang terpenting adalah bahwa Anda mendapatkan cukup waktu tidur, juga tidur dengan nyenyak. Kekurangan tidur dan masalah tidur lain bisa menimbulkan masalah pada kesehatan.

About this blog

Blog ini adalah kumpulan informasi ringan yang berhubungan dengan kesehatan, sejarah dan berita-berita terkini.