Monday, October 19, 2009

INGIN SEHAT, GANTI GULA DENGAN MADU.

Bukan rahasia umum lagi, bicara soal madu, pasti semua orang tahu. Madu memiliki banyak manfaat yang sangat berguna bagi tubuh. Rasanya yang manis menjadi salah satu pemikat, madu disukai banyak orang. Selain sehat, madu memiliki manfaat yang sangat baik untuk bermacam-macam jenis permasalahan kesehatan tubuh.

Sederhananya madu dapat dikonsumsi atau bisa juga untuk mempercantik diri. Banyak orang yang sudah membuktikan khasiat madu, antara lainnya madu untuk pemakaian luar tubuh. Madu dipercaya bisa mengembalikan kondisi sempurna kulit akibat luka bakar ringan, dapat diaplikasikan untuk wajah yang kurang mulus dan kembali lagi seperti semula dengan pemakaian rutin.

Jika dibandingkan gula, madu memiliki keistimewaan yang lebih unggul, karena madu bisa langsung dikonsumsi meski baru diambil dari sarangnya. Berberda dengan gula tebu yang musti diolah sebelum dikonsumsi

Dalam madu terkandung glukosa dan fruktosa yang baik untuk tubuh. Total kalori dalam madu setiap 100 gram adalah 294, kandungannya lebih kecil dibanding gula yang mengandung 364 kalori dalam setiap gramnya. Istimewanya lagi madu memiliki energi yang langsung bisa diserap oleh tubuh, sedangkan gula harus membutuhkan waktu dan tambahan energi dalam tubuh sebelum diserap dan dimanfaatkan tubuh. Maka tidak ada salahnya jika Anda menggunakan madu untuk mengganti pola makan Anda sehari-hari sebagai pengganti gula dan penyedia energi yang langsung dapat di serap tubuh.


Madu memiliki kandungan gizi tinggi antara lain zat gula (glukosa dan fruktosa), asam amino, dan vitamin. Kandungan mineral dalam madu antara lain kalium, natrium, kalsium, magnesium, zat besi, phosphor, mangan, dan sulfur. Kandungan vitaminnya antara lain thiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, piridoksin, dan asam askorbat.

Memberi keuntungan bagi ibu hamil

Asam folat yang terkandung dalam madu, sangat menguntungkan untuk mereka yang tengah mengandung. Asam folat menutrisi janin yang ada didalam kandungan, agar lahir sehat, lebih baik lagi dikonsumsi pada masa awal kehamilan untuk mengurangi resiko cacat pada janin.

Tidak hanya itu, madu juga baik untuk balita. Usai memberi makan dan minum, atau ASI ( Air Susu Ibu), ada baiknya balita Anda diberi satu sendok madu. Kandungan antibiotika menstimulai pertumbuhan sel darah merah dan otak si kecil yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri busuk.

Kandungan mineral dalam madu bermanfaat untuk menjaga kesehatan gigi, yaitu membunuh bakteri dalam mulut dan menjaga kekuatan enamel dan dentin.

Dibalik khasiat madu yang beragam, masih banyak lagi khasiatnya antara lain. Bermanfaat sebagai obat penurun panas, mengurangi rasa mual, mengatasi gangguan pencernaan, mencegah radang usus besar, sebagai penawar sariawan, gatal-gatal akibat gigitan serangga, dan juga untuk menjaga kesehatan mata.

Jangan salah memilih madu, saat ini sudah banyak perdaran madu dengan kualitas rendah (oplosan), untuk itu Anda harus cermat memilih madu untuk dikonsumsi.

Berikut ini beberapa tips memilih madu dengan kualitas bagus dan dapat dipraktekkan :

  • Campurkan dengan kucing telur

Campurkan 2 sendok makan madu dengan kucing telur, kemudian kocok, apabila kuning telur mengkristal (seperti matang) maka madu tersebut asli

  • Kocok dalam botol

Madu asli akan berbusa bila dikocok, busa dan udara yang terbentuk akan naik dan menekan botol, dan apabila botol dibuka, maka akan timbul suara letupan sedikit

  • Test dengan kertas

Madu asli tidak mudah diserap kertas, karena kadar air yang terkandung di dalam madu lebih rendah dibanding madu palsu

Semoga info ini bisa membantu Anda memilih madu yang asli dan berkhasiat untuk Anda. Selamat mencoba!

MAKANAN SEHAT YANG JARANG DISANTAP.

Berikut daftar makanan sehat yang lainnya cenderung diabaikan banyak orang :

1. Bits

Kalau tidak mengenal dengan makanan ini, coba dengan bayam merah. Pada sayuran ini terdapat sumber asam folat dan pigmen merah yang baik untuk melawan kanker. Ingin menyantapnya ? coba sebagai lalapan atau buat salad, karena jika dimasak dapat menurunkan kekuatan antioksidannya.

2. Kubis

Mengandung banyak nutrisi seperti sulforaphane. Menurut Bowden, bahan kimia yang dihasilkannya itu bisa menghasilkan enzim penghasil kanker.

Orang Indonesia kerap menghindari konsumsi kol karena takut penyerapan yodium ke dalam tubuh terhambat oleh sayuran ini. Namun, memakan kol dalam jumlah memadai bisa bermanfaat untuk perang melawan kanker.

Saran untuk menyantapnya coba diiris-iris saat mentah atau menjadi taburan dalam burger atau sandwich.

3. Lobak Swiss

Lobak mengandung karotenoid yang bisa melindungi penuaan mata. Jika ingin maksimal, coba santap dengan cara memotong-motong kecil-kecil lalu menumisnya dengan minyak zaitun.

4. Kayu manis

Berfungsi dapat mengontrol gula darah dan kolesterol. Saran untuk mengkonsumsinya bubuhkan dalam minuman atau masakan. Kolak Padang biasa memakai kayu manis. Nasi kebuli Arab kadang juga memakai kayu manis.

5. Jus delima

Berfungsi dapat menurunkan tekanan darah dan kaya dengan antioksidan. Agar lebih bermanfaat coba dibuat jus selain tidak banyak vitamin yang terbuang, kesegarannya pun dapat dirasakan.

6. Plum kering

Buah ini mengandung antioksidan sehingga tak boleh diabaikan. Biasa dikonsumsi sebagai bahan tambahan dalam kue.

7. Biji labu

Bagian yang cenderung kerap dibuang ini ternyata mengandung banyak magnesium, mineral yang yang bila kadarnya cukup akan membuat risiko kematian dini berkurang.

Selain biasa dikonsumsi dalam bentuk kuaci, juga dapat ditaburkan pada salad.

8. Sarden

Makanan ini mengandung omega 3 dan kalsium yang tinggi dan minim zat merkuri. Ikan sarden biasanya juga mengandung mineral penting yang biasa menjadi "kawan" dari vitamin B seperti: besi, magnesium, fosfor, kalium, zinc, tembaga dan mangan. Bagaimana menyantapnya ?

Coba pilih sarden yang dikemas dalam minyak zaitun atau yang lainnya. Makan begitu saja atau sajikan bersama salad, sandwich atau dengan teman bawang dan mustard.

9. Kunyit

Dikenal sebagai rempah-rempah yang mengandung zat anti kanker dan anti-inflamasi. Biasa dikonsumsi sebagai sebagai jamu atau dicampur dengan telur dadar dan sayuran lain.

10. Bluberry beku

Meskipun dibekukan buah ini kadar nutrisinya tak berkurang banyak. Ia mengandung zat yang dalam tes bisa meningkatkan memori otak. Ingin menyantapnya ? coba buat jus pasti sedap. Bisa dicampur dengan yoghurt, cokelat, susu kedelai atau taburan kacang almond.

11. Labu

Sayuran rendah kalori yang memiliki kadar serat tinggi dan meningkatkan daya tahan tubuh karena pasokan vitamin A yang tinggi. Bisa mengenyangkan tapi tetap rendah kalori. Jika ingin menyantapnya bisa diolesi mentega, dan taburan kayu manis atau dibikin kolak tapi awas kadar gulanya

KONSUMSI DAGING MERAH DAN DAGING OLAHAN MENINGKATKAN MORTALITAS

Hasil suatu penelitian yang dimuat dalam Archieves of Internal Medicine menemukan bahwa konsumsi daging merah dan daging olahan dapat menyebabkan peningkatan angka kematian secaara keseluruhan, terkait kanker, dan terkait penyakit jantung & pembuluh darah (kardiovaskular).

Berikut rangkuman penelitian tersebut :

Penelitian yang melibatkan sekitar 500.000 peserta ini, The National Institute of Health-AARP Diet and Healthy Study, bertujuan untuk menilai pengaruh konsumsi daging merah, daging putih, dan daging olahan terhadap angka kematian. Daging merah yang dimaksud meliputi : daging sapi dan babi (termasuk hamburger, hot dog, steak, pizza, dsb). Daging putih yang dimaksud meliputi : daging ayam, kalkun, dan ikan. Sedangkan daging olahan yang dimaksud meliputi : daging merah dan daging putih dalam bentuk sandwich dan daging beku.

Hasilnya, selama waktu penelitian 10 tahun ditemukan oleh peneliti sebagai berikut :

· Tingginya konsumsi daging merah meningkatkan risiko kematian total sebesar ± 30 %, kematian terkait kanker sebesar ± 20%; dan kematian terkait penyakit jantung & pembuluh darah sebesar 27 – 50%.

· Tingginya konsumsi daging olahan meningkatkan risiko kematian total sebesar ± 20%, kematian terkait kanker sebesar ± 10%, dan kematian terkait penyakit jantung & pembuluh darah sebesar 9-38%.

· Sebaliknya, tinggnya konsumsi daging putih berhubungan dengan sedikit penurunan mortalitas keseluruhan (± 8%) dan mortalitas terkait kanker (± 16%).

Kesimpulan :

Asupan daging merah dan daging olahan berhubungan dengan sedikit peningkatan risiko kematian total, terkait kanker, dan terkait penyakit jantung & pembuluh darah pada pria dan wanita. Sebaliknya, asupan daging putih yang tinggi berhubungan dengan sedikit penurunan risiko kematian total dan terkait kanker.

Hasil penelitian ini sejalan dengan rekomendasi yang dikeluarkan oleh the American Institute for Cancer Research dan the World Cancer Research Fund untuk membatasi konsumsi daging merah dan daging olahan untuk menurunkan insiden timbulnya penyakit kanker.

About this blog

Blog ini adalah kumpulan informasi ringan yang berhubungan dengan kesehatan, sejarah dan berita-berita terkini.